5 Bahasa Cinta

Djody, pimpinan sebuah perusahaan di Jakarta, tiba di rumahnya jam 9 malam.
Tak seperti biasanya anaknya, Dinda, umur 9 th membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur?” sapa Djody
“Aku nunggu Papa pulang, sebab aku mau tanya, berapa sih gaji Papa?”
“Kamu hitung ya..
Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar 400.000,
tiap bulan rata-rata 22 hari kerja, kadang Sabtu masih lembur.
Berapa gaji Papa hayo?”
“Kalo 1 hari Papa dibayar 400.000  untuk 10 jam, berarti 1 jam Papa digaji 40.000 dong”
“Wah, pinter kamu .Sekarang cuci kaki, terus tidur ya..”
“Papa, aku boleh pinjam 5.000 gak ?”
“Sudah, gak usah macam-macam. Buat apa minta uang malam-malam gini? Tidurlah..”
“Tapi Papa…”
“Papa bilang tidur!”
Dinda pun lari menuju kamarnya sedih.

Usai mandi,Djody menyesali kekesalannya, menengok dinda di kamar tidurnya sedang terisak sambil memegang 15.000.
Sambil mengelus kepala Dinda, Djody berkata, “Maafin Papa ya..Papa sayang sama Dinda..
Tapi buat apa sih minta uang sekarang?
“Papa, aku gak minta uang. Aku hanya pinjam, nanti aku kembalikan kalo sudah menabung lagi dari uang jajan seminggu ini.”
“lya, iya, tapi buat apa?”

“Aku nunggu Papa dari jam 8 mau ajak Papa main ular tangga 30 menit aja. Mama sering bilang waktu Papa itu amat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku hanya ada 15.000…
Karena Papa 1 jam dibayar 40.000, maka setengah jam aku harus ganti  20.000..Duit tabunganku kurang  5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Dinda polos

Djody pun terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan haru.
Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

PESAN :
“Bagi dunia kamu hanya seseorang, tapi bagi seseorang kamu adalah DUNIA-nya”
Berilah waktu buat orang-orang terkasih.

Sebagaimana kita membutuhkan perhatian dan kepedulian dari orang lain utamanya keluarga terdekat, dalam kehidupan yang baik dan wajar kita juga perlu dengan kesadaran kita memberikan perhatian dan kepedulian, mewujudkan rasa cinta dan kasih sayang tidak sekedar kata atau materi saja.

Ada wujud cinta dan kasih sayang yang lebih nyata dapat kita berikan kepada orang-orang terdekat kita yang dituntunkan dan diajarkan agama.

5 bahasa cinta yang dapat kita berikan kepada kedua orang tua kita, pasangan hidup (suami / istri ), saudara sekeluarga, maupun kepada anak-anak kita.

1. Word of affirmation, kata-kata cinta
2. Physical touch, sentuhan
3. Recheiving gifts, memberikan hadiah
4. Act of service, melayani
5. Quality time, waktu yang berkualitas / berharga

One response to “5 Bahasa Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s