Antara Aku, Kesedihan, Allah dan Harapan

Selama Allah Ada & PASTI tetap Ada-Nya, Harapan mustilah selalu ada.
Dia-lah Allah Swt, Pemilik perbendaharaan langit & bumi dan apapun selain keduanya.

Tiada yang tak mungkin bagi-Nya.
Marilah bersama, jangan putus asa,
Tetap dan teruslah berdoa & meminta kepada Pemilik Segala.

Kebahagiaan kan terpancar dari Kebaikan
Ad du’a huwal ‘ibadah. Doa itu adalah ibadah.
Kalaulah belum terkabul, sesungguhnya kita sedang mengumpulkan kebaikan demi kebaikan

Ketika kita mengeluh, “Ah…tidak mungkin..”
Allah menjawab, “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah.” (QS: Yassin: 82)

Ketika kita mengeluh, “aku lelah..”
Allah menjawab, “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS. An-Naba: 9 )

Ketika kita mengeluh, “aku tak sanggup ”
Allah menjawab, “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah: 286 )

Ketika kita mengeluh,”aku stres..”
Allah menjawab, “Hanya dengan mengingat-KU, hati akan menjadi tenang” (QS. Ar-Ro’d: 28)

Ketika kita mengeluh, “aaah..ini semua sia-sia..”
Allah menjawab “Siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah, niscaya ia akan melihat balasannya.” (QS. Al-Zalzalah: 7)

Ketika kita mengeluh, “aahh…tak seorang pun yang mau memberi & membantuku..”
Allah menjawab, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu.” (QS. Al-Mukmin: 60)

Ketika kita mengeluh, “duuuh..betapa sedih hatiku..”
Allah menjawab, “LA TAHZAN, INNALLAHA MA’ANA.” “Jangan kamu berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita” (QS. At-Taubah: 40)

Kemudian..berapa banyak lagi yang kita keluhkan ?
“Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku.” (QS. Yusuf : 86)

Saudaraku, kesedihan menghalangi pandangan, mematikan rasa, dan menumpulkan pikiran. Sedangkan harapan meringankan langkah, menumbuhkan kreatifitas, dan membuka masa depan. Maka jangan bersedih, selalu tumbuhkan harapan, instropeksi diri dan bekerjalah, karena selalu terbuka masa depan yang lebih cerah.

Untuk menghindari kesedihan cukup dengan melupakan segala sesuatu. Tetapi untuk menggapai kebahagiaan dibutuhkan keberanian dalam menyelesaikan masalah.
Karena kebahagiaan adalah sebuah proses menuju kondisi yang lebih ideal. Semakin kita bisa merasakan perbedaan kondisi dari sebelumnya, semakin kita bisa merasakan kebahagiaan.
Maka nikmatilah perjuangan, karena kebahagiaan akan lebih mudah dicapai dengan cara itu.

Kawan, kehidupan di dunia ini hanyalah sementara.
Sebagaimana dengan kesenangan, kesedihan pun tidak pernah lebih lama dari sementara.
Oleh karena itu wahai diri, janganlah menjadi larut terlalu lama,
Kembali berbahagialah, karena sebetulnya, selalu ada banyak alasan untuk mensyukuri kehidupan ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s