Alhamdulillah, Terima Kasih Untuk Semua

Hanya kepada Allah-lah semua pujian kupanjatkan, Rabb sesembahan semua makhluk ciptaan. Tempat semua doa ditujukan. “Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan ?”. Dan karena-Nya ucapan terima kasih ini kupanjatkan.

Sholawat dan salam kepadamu wahai Rasulullah Muhammad SAW beserta para nabi-nabi dan rosul dan shahabatnya sebagai suri teladan kami, manusia yang paling kami nantikan perjumpaannya di akherat kelak, yang dengan kasih sayangmu kau tebarkan keselamatan untuk alam semesta ini,  Ummati….ummati….ummati….

Terima kasih kepada ibu-bapakku,  yang dengan perantaraan mereka Allah berikan aku kesempatan terlahir di dunia fana ini. Kasih sayang mereka mulai aku dilahirkan sampai detik ini, saat 39 tahun usiaku kini cukuplah menjadikanku sebagai hamba yang harus selalu meningkatkan rasa syukur dan pengabdianku pada Mu ya Ilahi.

Terima kasih kepadamu wahai para guru-guruku yang dengan segala ketulusanmu mengajarkan dan membimbingku sehingga menjadi manusia yang senantiasa berusaha memberi kemanfaatan banyak bagi sesama.

Terima kasih kepada para dokter dan perawat – yang dengan tangan dinginmu- telah menolong dan menjadikan lantaran kehendak Allah – di usiaku sekitar 8 tahun – aku hidup kembali. “Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan ? ” Semoga tugas muliamu menjadikan inspirasi semakin kokohnya mengabdi dan menolong bagi sesama pada masa 13 tahunku kini semenjak aku di sumpah sebagai seorang dokter.

Jazakumullah kepadamu para ustadz, kyai dan dai yang dengan ketulusannmu men-tarbiyah dan menunjukkan sejuknya air dan sumber ilmu bekal terbaik di dunia ini dalam perjalanan kembali kepada-Nya.

Terima kasih kepada istriku yang dengan segenap kerendah-hatianmu, dan dengan kesetiaan dan ketulus-ikhlasanmu melayani dan mendampingiku. Di saat-saat suka maupun duka, engkau hadir pada saat yang tepat membantu pengabdianku kepada Allah dan untuk kebaikan sesama.

Terima kasih kepada anakku, engkau adalah amanah yang Allah hadirkan dalam rumah kami melalui pengorbanan yang tak dapat terlukiskan dengan kata-kata. Ya Rabb, hanya kebaikanlah apa-apa dan semua yang engkau titahkan untuk kami. Ampuni segala keterbatasan dan prasangka buruk kami.

Terima kasih kepadamu wahai para sahabat dan saudara-saudaraku, apalah arti diri ini tanpa kehadiran dan dukunganmu. Engkau menjadi tempat berbagi cerita, tempat ketulusan hati serta uluran tanganmu kuterima.

Terima kasih untukmu, segenap alam dan kehidupan di sekelilingku yang telah – Allah hadirkan – memenuhi kebutuhan hidupku. Jazakumullah khairan jazaa, hanya Allah-lah yang dapat membalas dan memberi ganjaran yang setimpal.

Terima kasih sahabat atas ucapan dan doa tulus yang telah engkau panjatkan demi kebaikan untukku, memasuki 39 tahun penanda kelahiranku di muka bumi ini. Mudah-mudahan keselamatan dan keberkahan hidup juga senantiasa engkau dapatkan, di dunia ini dan lebih-lebih di akherat kelak. Amiiin. Sukses untuk sahabat-sahabatku. Kudus, 19 Juli 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s